Pengalaman Swiss Paris Lotion Dari Nur Lita

Di Body Lotion & Body Butter 118 views

Awal Mulanya

Jadi seperti ini ceritanya, aku punya satu tahi lalat keci di pipi.

Ukurannya benar-benar kecil, lebih kecil darisemut hitam yang berbaris di dinding.

Tapi percayalah, tahi lalat sekecil itu bisa membuatku tidak pede dengan diriku sendiri.

Ditambah ada teman ang bilang, “Lit, dari jauh kelihatan cantik, tapi dari dekat mah biasa aja. Itu tahi lalatnya mengganggu sih Haha.”

Setelah itu, dia ketawa, merasa candaannya lucu banget.

Inginku sleding palanya, tapi tak bisa.

Ya sih, tahi lalatnya emang kecil, tapi warnanya itu loh benar-benar hitam mengkilap,seperti beri titik di kertas putih pakai spidol hitam.

Tahi lalatku bukan termasuk tahi lalat hidup yang bisa membesar dari tahun ke tahun.

Tahit lalatku kecil, tapi dia menonjol (tak rata dengan kulit).

Mengulang Masa Lalu

Sebenarnya, zaman SMP aku pernah sih berusaha menghilangkan tahi lalat dengan cara yang ekstrem.

Jadi itu si TL-nya aku gores-gores pake silet.

Biar apa? Biar luka.

Setelah luka tapi tak berdarah banyak aku oleskan saja dengan sabun cuci yang warnanya hijau.

Psikopat memang 🙁 rasanya tuh perih banget, meski tak seperih pas ditinggal lagi sayang-sayangnya :(.

Awalnya si TL jadi luka kering dan lama-lama dia copot.

Senang dong, alhamdulillah ekperimen psikopatku berhasil.

Tapi, setelah beberapa minggu si TL balik lagi. Sedih Banget.

Kenapa yang balik lagi itu si TL, bukan mantan yang masih terindah? 🙁

Akhirnya aku menyerah. Legowo. Mungkin si TL masih butuh tempat untuk tetap tinggal.

Pengalaman Swiss Paris Lotion Dari Nur Lita
Pengalaman Swiss Paris Lotion Dari Nur Lita

Mencari Solusi

Kemudian, setelah beranjak dewasa aku menemukan solusi untuk menghilangkan TL gegara hobby belanja olshop (online shop).

Akhirnya ketemu dengan si biru Swiss Paris Lotion ini.

Nyari testi kesana-kesini, sampe satu google kayaknya sudah diubek habis-habisan.

Banyak testi yang ngasih respon positif, akhirnya dengan mengucapkan bismillah, kebeli juga si swiss lotion ini.

Berharap si TL benar-benar hilang kayak gebetan yang pedekate mulu, jadian kagak.

Swiss Paris Lotion Penghilang Tahi Lalat Dan Kutil
Swiss Paris Lotion Penghilang Tahi Lalat Dan Kutil

Ini dia penampakan swiss paris lotion.

karena yang aku beli sudah benar-benar aku buang setelah TL hilang =Warna si swiss ini putih, teksturnya seperti hand body lotion.

Untuk bau aku lupa baunya kayak gimana, sepertinya tidak berbau.

Komposisi: asam salisilat dan fenol

Cara Penggunaan dari Nur Lita

Cara penggunaannya cukup sederhana kok (tolong dipahami step by stepnya ya):
Aku saranin pemakaiannya dipakai pada malam hari ya sebelum kamu tidur dan ketika kamu libur panjang HAHAHA :v

  1. Swiss paris dikocok terlebih dahulu biar isinya homogen/menyatu.
  2. Kemudian si swiss ini isinya diambil menggunakan tusuk gigi. Seberapa banyak? Disesuaikan saja sama ukuran tahi lalat kamu ya, yang penting TL-nya ketutup sama si swiss. Penting! Ambil lotionnya jangan menggunakan jari tangan, karna lotion ini sifatnya irritant (membuat iritasi)
  3. Setelah itu isinya dioleskan/ditotol ke TL yang mau kamu hilangkan (pengolesan ke-1). Hati-hati saat mengoleskannya ya, jangan sampai melebihi ukuran TL kamu, karena bisa menyebabkan kulit sekitar TL ikut iritasi.
  4. Ditunggu selama 15 menit sampai swiss ini mengering.
  5. Setelah 15 menit, si swiss yang sudah menempel di TL kamu lap menggunakan kain/tisu basah.
  6. Lalu dioleskan lagi si swiss ini ke TL kamu (pengolesan ke-2). Pas ditotolin kedua kalinya sensasinya itu panas cekat cekit luar biasa, tapi tahan saja karena tidak berlangsung lama.
  7. Dicuci keesokan harinya, sekalian kamu mandi. Tidak apa-apa kok kamu cuci sama sabun muka.
  8. Untuk tahi lalat yang ukurannya lumayan besar, bisa dioleskan lagi ya keesokan harinya setelah mandi (pengolesan ke-3)

Mekanisme hilangnya TL (berasa laporan ilmiah -_-):

Si swiss dioles ke TL (kalau aku pengolesannya 2 kali, sesuai sama cara kerja).

  • TL yang menonjol akan menjadi kempes.
  • Setelah kempes TL membesar atau melebar melebihi ukuran asalnya, bahkan warnanya bisa jadi kemerah-merahan.
  • TL lama-kelamaan mengering.
  • TL akhirnya copot.

Yeah, SELAMAT!

Oh ya, setelah tahi lalat lepas kalian harus pake salep untuk menghilangkan bekas luka di wajah.

Aku sendiri pake dermatix setelah si tahi lalatnya copot.

Kok harus?

Iya, harus banget!

Supaya TL kamu tak meninggalkan bekas luka di wajah, seperti dia yang meninggalkan bekas luka di hati, ya.

Walaupun tidak ada bekas luka yang benar-benar hilang 100% ya.

Menurut aku, si swiss ini benar-benar ampuh menghilangkan TL.

Karena aku belum menemukan lotion penghilang jerawat selama hidupku selain si swiss ini hehe.

Ini adalah foto aku sebelum-peralihan-setelah pakai si swiss ini:

Kelihatan tahi lalat?
Ini setelah si tahi lalatnya copot, beberapa hari bekasnya masih merah-merah merona

“Berapa lama waktu menghilangkan tahi lalat?”
Kalau aku sendiri dari tahap awal ke akhir butuh waktu lebih dari 10 hari.

Menunggu TL benar-benar kering dan copot itu benar-benar butuh kesabaran.

Makanya di awal aku sarankan pakai si swiss ini ketika lagi libur panjang saja, biar tak malu kalau mau ke luar rumah HEHE.

“Kok tahi lalat aku tidak hilang ya?”
Aku tanya, apa tahi lalat kamu itu tipe tahi lalat yang menonjol/timbul?

Karena setahuku ini untuk tahi lalat yang timbul ya.

“Untuk tahi lalat yang tidak timbul bagaimana?”
Aku tidak tahu karena aku sendiri belum pernah coba.

Tapi kalau kamu mau coba aku saranin coba di daerah manapun kecuali muka (misal tahi lalat di tangan) karena kulit muka itu lebih sensitif dibandingkan kulit lainnya.

“Bekas lukanya hilang? Berapa lama?”
Alhamdulillah bekas lukanya tersamarkan, memudar dari waktu ke waktu.

Yang pasti jangan tanya berapa lama, karena setiap kondisi regenerasi kulit itu beda-beda ya.

Sabar aja, kalau telaten juga lama-kelamaan pudar kok.”

“Harganya berapa? Beli di mana?”
Aku beli di olshop yang sayangnya dia sudah tak jual si swiss ini dari lama.

Harganya sekitar Rp 40 rb.

Kalian bisa beli di olshop lainnya kok.

“Dipakainya berapa lama? Setiap hari?”
Aku dipakenya cukup sehari itu aja ya cinta-cintaku.

Aku tidak berani pake setiap hari karena si swiss ini bikin iritasi ke kulit.

Kasian kulitnya. Pake dua kali oles aja cukup kok 🙂

Source: Cerita Lita




Tags: #Swiss Paris Lotion

Lakukan apa yang menurut kamu baik untuk dilakukan

Tinggalkan pesan "Pengalaman Swiss Paris Lotion Dari Nur Lita"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Top