Advertisement

Osteoporosis Disebabkan Oleh Apa? Berikut 4+ Faktornya!

In Health 51 views
Advertisement

Last Updated on

Definisi

Osteoporosis berasal dari kata osteo dan porous.

  • Osteo artinya tulang, dan
  • porous berarti berlubang-lubang atau keropos.

Jadi, osteoporosis adalah tulang yang keropos, yaitu penyakit yang mempunyai sifat khas berupa massa tulangnya rendah atau berkurang, disertai gangguan mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang, yang dapat menimbulkan kerapuhan tulang.

Dengan kata lain osteoporosis adalah kelainan kerangka, ditandai dengan kekuatan tulang yang mengkhawatirkan dan dipengaruhi oleh meningkatnya risiko patah tulang.

Sedangkan, kekuatan tulang merefleksikan gabungan dari dua faktor, yaitu densitas tulang dan kualitas tulang.

Osteoporosis Disebabkan Oleh Apa? Berikut 4+ Faktornya!
Osteoporosis Disebabkan Oleh Apa? Berikut 4+ Faktornya! (sumber: vectorstock.com)

Anatomi + Fisiologi Tulang

Tulang dalam garis besarnya dibagi menjadi:

a.) Tulang Panjang

Yang termasuk tulang panjang misalnya seperti femur, tibia, fibula, ulna dan humerus.

Dimana daerah batasnya disebut diafisis dan daerah yang berdekatan dengan garis epifisis disebut metafisis.

Daerah ini merupakan suatu daerah yang sangat sering ditemukan adanya kelainan atau penyakit.

Oleh karena itu, daerah ini merupakan daerah metabolik yang aktif dan banyak mengandung pembuluh darah.

Kerusakan atau kelainan perkembangan daerah lempeng epifisis akan menyebabkan kelainan pertumbuhan tulang.

b.) Tulang pendek

Contoh dari tulang pendek adalah antara lain tulang vertebra dan tulang-tulang karpal

c.) Tulang pipih

Yang termasuk tulang pipih antara lain tulang iga, tulang scapula, dan tulang pelvis.

Pada tulang yang aktif tumbuh, terdapat empat jenis sel:

a.) Osteoprogenitor

Seperti jaringan ikat lain, tulang semula berkembang dari mesenkim embrional yang memiliki potensi perkembangan sangat luas, menghasilkan fibroblast, sel lemak, otot, dan sebagainya.

Sel osteoprogenitor ini tetap ada semasa kehidupan pasca lahir dan ditemukan pada atau dekat semua permukaan bebas tulang: dalam osteum, lapis dalam periosteum, dan pada trabekel tulang rawan mengapur pada metafisis tulang tumbuh.

Sel ini paling aktif selama pertumbuhan tulang namun diaktifkan kembali semasa kehidupan dewasa pada pemulihan fraktur tulang dan bentuk cedara lainnya.

b.) Osteoblast

Osteoblast berhubungan dengan pembentukan tulang, kaya alkaline phosphatase dan dapat merespon produksi maupun mineralisasi matriks.

Pada akhir siklus remodelling, osteoblast tetap berada di permukaan tulang baru, atau masuk ke dalam matriks sebagai osteocyte.

c.) Osteocyte

Osteocyte berada di lakunare, fungsinya belum jelas.

Diduga di bawah pengaruh hormone paratiroid (PTH) berperan pada resorbsi tulang (osteocytic osteolysis) dan transportasi ion kalsium.

Osteocyte sensitif terhadap stimulus mekanik dan meneruskan rangsang (tekanan dan regangan) ini kepada osteoblast.

d.) Osteoclast

Osteoclast adalah mediator utama resorbsi tulang, dibentuk oleh prekursor monosit di sumsum tulang dan bergerak ke permukaan tulang oleh stimulus kemotaksis.

Dengan meresorbsi matriks akan meninggalkan cekungan di permukaan tulang yang disebut Lakuna Howship.

Tulang secara periodik dan konstan memperbaharui diri melalui suatu proses yang disebut remodeling.

Remodeling tulang merupakan suatu proses aktif dan dinamik yang mengandalkan pada keseimbangan yang benar antara:

  • Penyerapan tulang oleh osteoklas,
  • Yang dirangsang oleh hormon paratiroid,
  • Dan deposisi tulang oleh osteoblas.

Tulang dibentuk oleh sel yang bersifat osteogenik yaitu osteoblas, yang merupakan sel pembentuk tulang, dan berfungsi mensintesis jaringan kolagen dan komponen organik matriks.

Osteoblas dirangsang oleh hormon pertumbuhan, dan pada perkembangan selanjutnya menjadi osteosit, yang merupakan sel tulang dewasa.

Sel tulang terdiri atas osteoblas, osteosit dan  osteoklas yang dalam aktifitasnya mengatur homeostasis kalsium yang tidak  berdiri sendiri melainkan saling berinteraksi. Homeostasis kalsium pada  tingkat seluler didahului penyerapan tulang oleh osteoklas  yang memerlukan waktu 40 hari disusul fase istirahat dan kemudian disusul fase pembentukan tulang kembali oleh osteoblas yang memerlukan waktu 120 hari 

Faktor-faktor Penyebab Osetoporosis

Osteoporosis merupakan suatu penyakit yang bukan baru lagi, namun masih banyak yang belum memahami penyebabnya.

Menurut Eri D. Nasution (2003: 14-29) faktor-faktor yang menyebabkan osteoporosis adalah sebagai berikut:

1. Faktor Riwayat Keluarga dan Reproduktif

Riwayat patah tulang dalam keluarga sangat penting untuk menentukan resiko seseorang mengalami patah tulang.

Anak perempuan dari wanita yang mengalami patah tulang, rata-rata memiliki massa tulang yang lebih rendah dari normal usianya.

Tingkat hormon estrogen turun setelah menopause, sehingga menyebabkan tulang mengalami resorpsi lebih cepat.

Wanita yang mempunyai rentang reproduktif lebih pendek karena menopause dini akan memiliki massa tulang yang rendah, dan efeknya tetap bertahan sampai usia tua.

2. Faktor Gaya Hidup

a. Merokok

     Tembakau dapat meracuni tulang dan menurunkan kadar estrogen. Perokok mempunyai kemungkinan dua kali lebih besar mengalami patah tulang pinggul, pergelangan tangan serta tulang punggung.

b. Penggunaan Alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat mengubah metabolisme vitamin D atau penyerapan kalsium terganggu yang dapat mengakibatkan tulang lemah dan tidak normal.

c. Aktivitas Fisik

     Seseorang yang terlalu lama istirahat di tempat tidur dapat mengurangi massa tulang. Hidup dengan aktivitas fisik yang teratur dapat menghasilkan massa tulang yang besar.

3. Faktor Pemakaian Obat

Obat-obatan yang menyebabkan osteoporosis meliputi:

  • Steroid,
  • Tiroid,
  • Gonadotropin Releasing Hormone (GNRH agonist),
  • Diuretik,
  • Antasid.

Obat tersebut apabila digunakan dalam jangka waktu yang lama, dapat mengubah pergantian tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis.

4. Faktor Kondisi Medis

Kondisi medis dapat mempercepat proses berkurangnya massa tulang. Kondisi ini seperti operasi perut, kelumpuhan, kanker, dll.

Operasi perut dapat menyebabkan massa tulang berkurang karena penyerapan kalsium berkurang.

Kelumpuhan pada salah satu anggota tubuh menyebabkan tidak aktif bergerak sehingga tulang menjadi rapuh.

Menurut Emma S. W. (2000: 10) faktor penyebab osteoporosis adalah faktor endogenik.

Faktor endogenik terkait dengan proses penuaan, yaitu perusakan sel yang berjalan seiring perjalanan waktu.

Perubahan yang terjadi pada lansia seperti perubahan struktural (massa tulang) dan penurunan fungsional tubuh.

B. Penegakan Diagnosis

1.) Anamnesis

Secara anamnesa mendiagnosis osteoporosis hanya dari tanda sekunder yang menunjang terjadi osteoporosis, seperti:

  1. Tinggi badan yang makin menurun
  2. Obat-obat
  3. Penyakit-penyakit yang diderita selama masa reproduksi, klimakterium
  4. Jumlah kehamilan dan menyusui
  5. Bagaimana keadaan haid selama masa reproduksi
  6. Apakah sering beraktivitas di luar rumah sehingga mendapat paparan matahari
  7. Apakah sering minum susu dan asupan kalsium lainnya
  8.  Apakah sering merokok, minum alkohol

2.  Pemeriksaan fisik

Penderita (terutama wanita tua) biasanya datang dengan nyeri tulang terutama tulang belakang, bungkuk dan sudah menopause.

Daftar Pustaka

  • Appley AG,Solomon L.: Appleys System of Orthopaedics and Fractures. 8th Ed. Oxford. Butterworh-Heinemann. 2001,.105-116
  • Kemp, Walter, Burn, Dennis K, Brown, Travis G. The Big Picture McGraw-Hills. 2007
  • Kumar, Abbas, Fausto, Mitchelle. Robbins basic pathology. 8th ed. (http://emedicine.medscape.com/article/330598-workup#aw2aab6b5b3)
  • Rasjad Chairuddin, MD, Ph.D. Pengantar Ilmu bedah orthopedic. 3rd ed. Jakarta. Yarsif Watampone. 2007,.185-188
  • Robert B. Salter..¬† Generalized and Disseminate Disorder of Bone: Textbook of Disorders and Injuries of the Musculoskeletal System. 3rd Ed. Baltimore Lippincott Williams&Wilkins. 1999 ,. 183-193
  • Sherwood, Lauralee. Human Physiology From Cell to System. 7th ed. Canada. Yolanda Cossio. 2010,.726-738
  • WEBMD, 2011. Osteoporosis-Medication. Available at: (http://www.webmd.com/ osteoporosis/tc/osteoporosis-medications17)

Advertisement

Tags: #Osteoporosis

Akbar Maulana
Author: 
Adik dari Alvi Iqbal Budiarsya. Saya seorang pencinta gamer mobile, seperti PUBG, Mobile Legends, Free Fire,
Proses Detox Jerawat Berapa Lama?
Proses Detox Jerawat Berapa Lama?
Last Updated on 4 weeks ago Detoks
Jelaskan Maksud dari Kebugaran Jasmani (Lengkap)
Jelaskan Maksud dari Kebugaran Jasmani (Lengkap)
Last Updated on 3 weeks ago Pengertian
Pengertian Push Up dan Cara Melakukannya
Pengertian Push Up dan Cara Melakukannya
Last Updated on 4 weeks ago Push-up

Leave a reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must read×

Top