Inilah Kelebihan dan Kekurangan dari Xiaomi Mi 8 Lite

In Xiaomi 175 views
Tampilan Xiaomi Mi 8 Lite

Kelebihan dari Xiaomi Mi 8 Lite

1. Desain menawan

Xiaomi Mi 8 Lite tampil premium dengan case polycarbonate yang memberikan efek kilau. Warnanya juga kekinian dengan gradien biru keunguan.

Lapisan bodi belakangnya memang membuatnya terasa licin ketika dalam genggaman. Selain itu meninggalkan bercak jari yang mengotori warnanya yang kece itu.

2. Layar Ponsel: Memiliki Notch (Dalam ukuran yang cukup kecil)

Layar Xiaomi Mi 8 Lite berukuran 6,26 inci. Ponsel ini juga mengadopsi notch, namun dalam ukuran yang cukup kecil.

Bezelnya cukup tipis sehingga layarnya terlihat luas dan nyaman digunakan menonton konten video.

3. Berbagai Tombol dan Lain-lain

Berbagai penempatan tombolnya sama seperti smartphone Xiaomi yang lain dimana tombol power dan volume berada di sisi kanan. Sementara port USB-C ditempatkan di bawah ponsel, berdampingan dengan speaker.

4. Performa

Ada dua versi Xiaomi Mi 8 Lite. Satu dengan penyimpanan internal 128 GB serta RAM 6 GB, dan satu lagi dilengkapi penyimpanan internal 64 GB dengan kombinasi RAM 4 GB.

Di Indonesia, kebetulan Mi 8 Lite yang beredar resmi adalah versi ROM 64 GB dan RAM 4 GB. Dengan demikian otomatis saya mengulas versi yang ada di Indonesia.

Smartphone teranyar (terbaru) milik Xiaomi ini diperkuat dengan chipset Snapdragon 660, yang mana proccesor mobile memiliki delapan inti.

System on Chip (SoC) ini memanfaatkan 8 inti (8 core) Qualcomm Kryo 260 64 bit. 4 inti (4 core) berjalan di 2,2GHz dan 4 inti (4 core) x 1,84GHz.

Namun perlu diketahui, Kryo 260 merupakan chip kostum dari ARM Cortex-A73. Dari sisi GPU, Snapdragon 660 menggunakan Adreno 512 di kecepatan 850 MHz.

Dari spesifikasi teknis tersebut, Xiaomi mengantungi nilai keseluruhan 6029 pada uji benchmark PCMark. Tolok ukur ini mengukur seberapa unggul smartphone menghadapi produktivitas pengguna sehari-hari.

Selain nilai keseluruhan ada beberapa skor yang diraih oleh Mi 8 Lite seperti pengujian Data Manipulation, Photo Editing, Writing, Video Editing, dan Web Browsing.

Menggunakan benchmark yang sama, baterai smartphone tersebut mengantungi ketahanan durasi hingga 8 jam 14 menit. Sebagai informasi, kapasitas baterai Mi 8 Lite adalah 3.350 mAh.

5. Uji coba Aplikasi Gaming (Seperti PUBG)

Hasil uji lainnya adalah pengujian dengan aplikasi benchmark GameBench. Saya memainkan game PUBG selama 30 menit.

Hasil yang saya dapatkan selama durasi tersebut adalah, frame rate rata-rata di Mi 8 Lite mencapai 26 fps. (Untuk hasil terbaiknya diantara 30 fps – 60 fps).

Besaran fps tersebut terbilang cukup, meski ada beberapa kali patah-patah selama saya memainkan gim battle royal tersebut.

Gangguan patah-patah dalam gameplay itu akibat dari turunnya frame rate. Memang frame rate terendah menurut hasil uji di GameBench adalah 11 fps.

Pada angka frame rate 26 fps, kestabilan yang bisa dicapai Mi 8 Lite pun hingga 98 persen. Untuk bermain permainan seperti PUBG Mobile secara terus-menerus, smartphone ini mampu bertahan selama 4 jam 5 menit.

Daya baterai yang digunakan dalam sesi game yang saya mainkan adalah 654 mA. Rata-rata penggunaan RAM selama saya berperang melawan musuh adalah 943 MB, dengan penggunaan puncaknya sampai memakan RAM 1,05 GB.

Ukuran tersebut tidak menjadi masalah karena Mi 8 Lite memiliki RAM 4 GB.

6. Kameranya Instagramable

Kamera Xiaomi Mi 8 Lite memiliki fitur Artificial Intelligence (AI), baik pada kamera utamanya maupun di kamera depan. FItur ini jugalah yang menjadi nilai jual Mi 8 Lite untuk bersaing dengan kompetitor.

Kamera utamanya mengusung dua lensa. Masing-masing beresolusi 12 megapiksel (MP) (f/1.9) dan 5 megapiksel (f/2.0).

Xiaomi juga menempatkan lampu LED flash tepat disamping kamera, guna membantu menambah pencahayaan untuk mengambil objek dalam gelap.

Selama saya memotret menggunakan kamera ganda ini, saya mendapati hasil foto yang bagus. Khususnya ketika cahaya yang menerpa objek cukup optimal, seperti pencahayaan di luar ruangan (outdoor).

Detil gambarnya tajam, kontras warna yang nyaman dipandang mata, dan fokusnya yang pas. Blur yang dihasilkan kameranya pun terlihat baik serta natural.

Saat kamera digunakan di dalam ruangan (indoor), sekilas fotonya tak jauh berbeda dengan foto outdoor.

7. Teknologi AI (Artificial Intelligence) Untuk Mempercantik Hasil Foto

Sebagaimana digembar-gemborkan Xiaomi, Mi 8 Lite menggunakan AI untuk mempercantik hasil jepretannya.

Dalam mode normal maupun potrait, jepretan kameranya menghasilkan gambar yang menawan dan memanjakan mata. Baik dalam kondisi outdoor maupun indoor, hasil foto selfie-nya sama-sama bagus.

8. Fitur Keamanan Lengkap (Fingerprint & Face Unlock)

Seperti mayoritas smartphone mid-end lainnya, Mi 8 Lite memiliki fitur keamanan yang lengkap. Ada pemindai sidik jari dan Face Unlock.

Secara fungsional, fitur keamanan ini memang bisa dioperasikan dengan baik dan cepat. Face Unlock-nya juga bisa berjalan dengan baik dan mampu membuka perangat dalam waktu cukup singkat.

Sayangnya, saya harus menghidupkan layar terlebih dulu, untuk memindai wajah. Tak ada opsi untuk memindai wajah saat layar dalam mode ‘tidur’.

9. Audio (Speaker) yang Cukup Nyaman di Telinga

Fitur lainnya yang layak diulas adalah audio. Speaker Xiaomi Mi 8 Lite ditempatkan di bawah ponsel, berdampingan dengan port USB-C.

Pengalaman audio yang rasa dengarkan yakni, suaranya cukup nyaman di telinga. Audionya tidak sember, meski volume tertinggi aktif.

Namun, smartphone ini tak punya lubang jack audio 3,5mm. Kalau mau menyambung earphone atau headphone, saya harus menggunakan perangkat tambahan.

10. Battery dan Charger

Soal baterai, smartphone berdaya 3.350 mAh ini memang mendukung fitur fast charging.

Namun, tampaknya pengguna harus membeli charger yang mendukung fitur itu.

Pasalnya, saat saya mengisi ulang baterai Mi 8 Lite dengan charger bawaannya, durasi isi penuhnya memakan waktu sekitar dua jam.

Durasi pemakaiannya pun terbilang standar. Baterai terkuras 7% ketika saya ajak menonton tayangan Youtube dan streaming selama 35 menit.

Kekurangan dari Xiaomi Mi 8 Lite

1. Masih Menyisakan Spasi yang Mengganggu

Akan tetapi, pada saat memainkan game di hp ini, PUBG misalnya, pengaturan tombol di bagian kiri memang menyisakan spasi yang mengganggu di bagian notch tersebut.

2. Tidak Punya Jack Audio 3,5 mm

Perlu jadi perhatian, di sini Mi 8 Lite tidak punya lubang jack audio 3,5mm untuk mengakomodir headphone atau earphone

3. Tidak Menyediakan Slot Khusus MicroSD (Memori Eksternal)

Smartphone ini juga tak menyediakan slot khusus untuk microSD. Pengguna harus memilih menggunakan kartu SIM atau memori eksternal di slot kedua.

Sayangnya entah kenapa penggunaan GPU tidak tertera di aplikasi tersebut, hanya tertulis “Not Available”.

Sebagai gambaran, saya baru-baru ini menguji smartphone Galaxy A7 (2018) dengan memainkan gim Asphalt 9. Hasilnya adalah penggunaan CPU 18,86 persen dan GPU 86,08 persen. Maka sudah pasti bahwa performa GPU pada Mi 8 Lite akan terpakai lebih banyak dibandingkan dengan penggunaan CPU. Oiya, penggunaan performa CPU milik Mi 8 Lite adalah 7,92 persen.

4. Penggunaan GPU Tidak Tertera “Not Available”

Sayangnya entah kenapa penggunaan GPU tidak tertera di aplikasi tersebut, hanya tertulis “Not Available”.

Sebagai gambaran, saya baru-baru ini menguji smartphone Galaxy A7 (2018) dengan memainkan game PUBG.

Hasilnya adalah penggunaan CPU 18,86 persen dan GPU 86,08 persen. Maka sudah pasti bahwa performa GPU pada Mi 8 Lite akan terpakai lebih banyak dibandingkan dengan penggunaan CPU. Oh ya, penggunaan performa CPU milik Mi 8 Lite adalah 7,92 persen.

5. Munculnya Sedikit Noise pada Hasil Tangkapan Kameranya

Namun setelah saya teliti lagi, ada sedikit noise pada hasil tangkapan kameranya. Itu terlihat khususnya ketika gambar saya coba perbesar.

Noise ini tak selalu muncul pada semua hasil foto indoor, melainkan hanya sesekali saja. Kemungkinan hal tersebut muncul karena pencahayaan di sekitar objek kurang merata. Sementara ketika cahayanya tersebar dengan rata, hasil fotonya bagus tanpa kemunculan noise.

6. Perubahan Efek AI Dengan Foto Tak Begitu Terlihat

Namun selama saya mencobanya, perubahan efek AI dengan foto tanpa AI tak begitu kentara. Hanya saja yang saya dapati ada pada kontras warnanya. Terdapat sedikit ketajaman kontras pada mode AI dibanding mode foto biasa.

Begitu pula ketika AI aktif saat saya selfie. Perubahannya tak begitu terlihat, kecuali kontras warna yang sedikit lebih jelas.

7. Tekstur Pemindai Sidik Jari (Fingerprint) Licin

Sayangnya, tekstur pemindai sidik jari Mi 8 Lite bertekstur selicin bagian belakang Mi 8 Lite. Memang, ada pembatas berbentuk lingkaran di bagian belakang bodi Mi 8 Lite.

Namun posisi pemindai sidik jarinya saya rasa kurang menjorok sehingga sulit untuk diraba jari tanpa melihatnya langsung.

8. Charger Original Tidak Mendukung Fast Charging

Namun, tampaknya pengguna harus membeli charger yang mendukung fitur itu. Pasalnya, saat saya mengisi ulang baterai Mi 8 Lite dengan charger bawaannya, durasi isi penuhnya memakan waktu sekitar dua jam.

(Disarankan tidak membeli kabel dengan logo petir! Pilih Charger yang mendukung Fast Charging seperti Aukey, Transmart, Log-on)

Selanjutnya: Daftar Harga HP Xiaomi Terbaru dan Terkeren, Salah Satu HP Ini Mirip Iphone X & Khusus Gaming, Traveller, dll Loh!

Thanks: Lely Maulida  & Erlanmart  (Tek.id)

Tags: #HP #Xiaomi

author
Lakukan apa yang menurut kamu baik untuk dilakukan

Leave a reply "Inilah Kelebihan dan Kekurangan dari Xiaomi Mi 8 Lite"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Top